PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERAIRAN FAKULTAS ILMU KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS HASANUDDIN

whatsapp-image-2021-11-05-at-10-48-37 whatsapp-image-2021-11-05-at-10-48-38 whatsapp-image-2021-11-05-at-10-48-41

Responding to the letter of request from the head of Marioriaja Village, Marioriwawo District, Soppeng Regency, for counseling and assistance on tilapia culture using biofloc tarpaulin ponds, 19 BDP lecturers from various scientific fields visited Soppeng Regency to fulfill the invitation on October 30, 2021. This activity also involved 15 Aquaculture study program students and three educator officials. By using a tourist bus, the group arrived at Marioriaja Village at 10.00 am. The group was received in the Marioriaja Village office hall by village staff, extension workers, and the farmers. The opening ceremony started at 11.00 AM, opened by the Deputy Regent of Soppeng, Lutfi Halide. The deputy hopes that they will be assisted in developing tilapia aquaculture in their area. Soppeng Regency is a fertile area with abundant water sources. However, they do not understand aquaculture technology. The deputy hopes that the fish farming business can prosper the local community. Hence, he promised to seriously create relevant policies, so that the people could learn and take advantage of the region’s potential. One of them is collaborating with Hasanuddin University, especially the aquaculture study program. Praise to God, the head of the Aquaculture study program, Dr. Ir. Sriwulan welcomed the request enthusiastically. On this occasion, Prof.Dr.Yushinta Fujaya shared his knowledge and experiences about tilapia cultivation innovations, Prof. Dr. Hilal Ansari shared about disease management, and Dr. Edison Saade shares about feed management. Participants seemed very enthusiastic to listen and ask questions. The counseling activity was continued by visiting one of the “Mallomo Sejahtera” cultivator groups, and continued the discussion about tilapia cultivation in biofloc ponds. The group returned to Makassar at 17.00 and safely arrived at 20.30 PM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

whatsapp-image-2021-11-05-at-10-48-37 whatsapp-image-2021-11-05-at-10-48-38 whatsapp-image-2021-11-05-at-10-48-41

Menyambut surat permintaan kepala Desa Marioriaja, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, untuk dilakukan penyuluhan dan pendampingan budidaya ikan nila di kolam terpal bioflok, 19 orang dosen BDP dari berbagai bidang keilmuan melawat ke Kabupaten Soppeng untuk memenuhi undangan tersebut pada tanggal 30 Oktober 2021. . Kegiatan ini juga melibatkan 15 Mahasiswa BDP dan 3 orang Tendik (Tenaga Pendidik). Dengan menggunakan bus pariwisata, rombongan tiba di Desa Marioriaja pada pukul 10.00 pagi. Rombongan diterima di aula kantor Desa Marioriaja olah staf desa, penyuluh, dan pembudidaya. Pukul 11.00 Kegiatan penyuluhan dibuka oleh Wakil Bupati Soppeng Lutfi Halide. Pak Wabup berharap mereka didampingi dalam pengembangan budidaya ikan nila di daerahnya. Kabupaten Soppeng adalah daerah yang subur dengan air yang melimpah. Namun, mereka kurang paham teknologi budidaya. Beliau berharap, usaha budidaya ikan dapat memakmurkan masyarakat daerahnya. Untuk itu beliau berjanji untuk bersungguh sungguh membuat kebijakan-kebijakan yang relevan agar masyarakatnya bisa belajar dan memanfaatkan potensi daerah. Salah satunya adalah bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin, khususnya program studi budidaya perairan. Alhamdulillah, ketua prodi BDP, Dr. Ir. Sriwulan menyambut permintaan tersebut dengan antusias. Pada kesempatan ini Prof.Dr.Yushinta Fujaya berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang inovasi budidaya ikan nila, Prof. Dr. Hilal Anshari berbagi tentang penanggulangan penyakit, dan Dr. Edison Saade berbagi tentang pengelolaan pakan. Peserta nampak sangat antusias menyimak dan bertanya. Kegiatan penyuluhan dilanjutkan dengan berkunjung ke salah satu kelompok pembudidaya “Mallomo Sejahtera” sambal melanjutkan diskusi seputar budidaya ikan nila di kolam bioflok. Pukul 17.00, rombongan Kembali ke Makassar dan alhamdulillah tiba dengan selamat pada pukul 20.30.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *