
Menyambut surat permintaan kepala Desa Marioriaja, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, untuk dilakukan penyuluhan dan pendampingan budidaya ikan nila di kolam terpal bioflok, 19 orang dosen BDP dari berbagai bidang keilmuan melawat ke Kabupaten Soppeng untuk memenuhi undangan tersebut pada tanggal 30 Oktober 2021. . Kegiatan ini juga melibatkan 15 Mahasiswa BDP dan 3 orang Tendik (Tenaga Pendidik). Dengan menggunakan bus pariwisata, rombongan tiba di Desa Marioriaja pada pukul 10.00 pagi. Rombongan diterima di aula kantor Desa Marioriaja olah staf desa, penyuluh, dan pembudidaya. Pukul 11.00 Kegiatan penyuluhan dibuka oleh Wakil Bupati Soppeng Lutfi Halide. Pak Wabup berharap mereka didampingi dalam pengembangan budidaya ikan nila di daerahnya. Kabupaten Soppeng adalah daerah yang subur dengan air yang melimpah. Namun, mereka kurang paham teknologi budidaya. Beliau berharap, usaha budidaya ikan dapat memakmurkan masyarakat daerahnya. Untuk itu beliau berjanji untuk bersungguh sungguh membuat kebijakan-kebijakan yang relevan agar masyarakatnya bisa belajar dan memanfaatkan potensi daerah. Salah satunya adalah bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin, khususnya program studi budidaya perairan. Alhamdulillah, ketua prodi BDP, Dr. Ir. Sriwulan menyambut permintaan tersebut dengan antusias. Pada kesempatan ini Prof.Dr.Yushinta Fujaya berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang inovasi budidaya ikan nila, Prof. Dr. Hilal Anshari berbagi tentang penanggulangan penyakit, dan Dr. Edison Saade berbagi tentang pengelolaan pakan. Peserta nampak sangat antusias menyimak dan bertanya. Kegiatan penyuluhan dilanjutkan dengan berkunjung ke salah satu kelompok pembudidaya “Mallomo Sejahtera” sambal melanjutkan diskusi seputar budidaya ikan nila di kolam bioflok. Pukul 17.00, rombongan Kembali ke Makassar dan alhamdulillah tiba dengan selamat pada pukul 20.30.