PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERAIRAN FAKULTAS ILMU KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS HASANUDDIN

Sex reversal atau dikenal dengan istilah pembalikan kelamin, digunakan sebagai salah satu teknologi untuk peningkatan produksi akuakultur. Ikan Nila sebagai salah satu organisme akuakultur yang memiliki sistem reproduksi yang sangat cepat, sehingga berdampak terhadap pencapaian pertumbuhan yang tidak optimal.
Teknologi sex reversal, diharapkan mampu mengendalikan reproduksi ikan nila, sehingga menghasilkan ikan nila 100% jantan dengan pertumbuhan yang maksimal. Pengetahuan terkait aplikasi sex reversal menjadi perhatian pembudidaya ikan dan Pemerintah Daerah setempat.

Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sex Reversal diinisiasi oleh Pembudidaya Ikan, serta Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Perikanan Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, dilaksanakan pada hari Kamis, 8 April 2021,di UPTD BPPBIAT Ompo Kabupaten Soppeng, dengan mengundang narasumber dari Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP),Universitas Hasanuddin, yang ekspert dalam bidang sex reversal yakni Prof.Dr. Ir. Yushinta Fujaya,M.Si, Dr.Ir.Siti Aslamyah,M.P, Dr.A.Aliah Hidayani,S.Si,M.Si, dan Dr.Marlina Achmad,S.Pi,M.Si

Kegiatan Bimtek juga turut dihadiri oleh Dekan FIKP ibu Dr.Ir.St.Aisjah Farhum,M.Si dan Kepala Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Perikanan Kabupaten Soppeng bapak Ir. Erman Asnawi, M.Si dan penyuluh, para pemerhati serta pembudidaya ikan di Kabupaten Soppeng.

Kegiatan Bimtek Sex Reversal mendapat apresiasi luar biasa dari peserta Bimtek,dan para pembudidaya akan segera memgimplmentasikan teknologi sex reversal yang mereka peroleh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *